Bbm desktop
Pengalaman membaca lebih menarik bisa kamu dapatkan di BBM! Install BBM di smartphone kamu sekarang
Icon bbm logo
Baca BBM News langsung dari aplikasi BBM!
Buka BBM
Festival Pesona Bau Nyale di Lombok Incar 3.000 Wisatawan
Dee21261b3f4c5d8
Festival Pesona Bau Nyale di Lombok Incar 3.000 Wisatawan ( Tempo.co )
Festival Pesona Bau Nyale terdiri dari 14 rangkaian acara, termasuk tradisi menangkap nyale atau cacing laut.

TEMPO.CO, Mataram - Festival Pesona Bau Nyale akan berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat atau NTB pada 17 - 25 Februari 2019. Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Moh Faozal mengatakan Festival Pesona Bau Nyale menargetkan kunjungan 3.000 wisatawan.

Baca: Festival Pesona Bau Nyale di Lombok, Ayo Tangkap Cacing Laut

Lalu Moh Faozal menjelaskan festival Pesona Bau Nyale dimulai dengan Surfing Contest di Pantai Gerupuk kemudian diikuti dengan Parade Busana yang didukung perancang Samuel Watimena dan personel Jember Fashion Carnaval.

Ada juga dialog ekonomi kreatif yang akan dihadiri oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya. "Puncak acaranya adalah drama kolosal dari Deny Malik," kata Faozal.

Pengunjung Festival Pesona Bau Nyale bisa memanfaatkan paket wisata terjangkau seharga Rp 3,4 juta, sudah termasuk tiket pesawat dan menginap selama tiga hari dua malam. Wisatawan bisa juga memilih paket tanpa tiket pesawat dengan harga mulai Rp 1,3 juta sampai Rp 1,8 juta, tergantung kelas hotel dan jumlah orang dalam kelompok perjalanannya.

Festival Pesona Bau Nyale terdiri dari 14 rangkaian acara, termasuk tradisi menangkap nyale atau cacing laut. Dalam legenda Sasak, nyale ini adalah jelmaan Putri Mandalika di Pantai Seger dalam kawasan wisata Mandalika Lombok Tengah.

Lalu Moh Faozal berharap Festival Pesona Bau Nyale mampu mengembalikan geliat kegiatan wisata di NTB. Menurut dia, sejak terjadi bencana gempa bumi pada 29 Juli 2018, aktivitas wisata di Lombok belum pulih. Ditambah tarif penerbangan domestik yang naik dan biaya bagasi membuat jumlah wisatawan menyusut.

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau ASITA NTB, Dewantoro Umbu Joka mengatakan lesunya pariwisata di NTB sampai membuat sejumlah anggota ASITA bangkrut.

Dirketur PT. Tiara Santosa, sebuah perusahaan perjalanan wisata, Sahlan M Saleh mengatakan sudah merumahkan empat dari sembilan karyawannya. Dia menjelaskan sebelum gempa, dalam sebulan dia biasanya melayani paket wisata untuk sekitar 350 orang.

"Sekarang nihil. Banyak pesanan paket wisata yang batal," kata Sahlan yang juga Wakil Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia NTB dan Wakil Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia NTB. "Sampai ada transaksi senilai Rp 860 juta minta refund (dikembalikan). Sakit kepala rasanya."

Sumber Artikel
Laporkan
Topik Terkait
HOTEL