Bbm desktop
Pengalaman membaca lebih menarik bisa kamu dapatkan di BBM! Install BBM di smartphone kamu sekarang
Icon bbm logo
Baca BBM News langsung dari aplikasi BBM!
Buka BBM
Dokter Juga Harus Melek Pariwisata, Bagaimana Caranya?
66495f28f7282110
Dokter Juga Harus Melek Pariwisata, Bagaimana Caranya? ( Tempo.co )
Pelayanan kesehatan yang prima menjadi salah satu bagian dalam mewujudkan kenyamanan pariwisata.

TEMPO.CO, Singaraja, Bali - Sektor pariwisata membutuhkan berbagai unsur pendukung, salah satunya dokter yang memahami layanan kesehatan untuk wisatawan. Rektor Universitas Pendidikan Ganesha atau Undiksha Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, I Nyoman Jampel mengatakan dokter yang melek dengan pariwisata menjadi kebutuhan yang harus diperhatikan.

Baca: Daftar 10 Kota Paling Sehat Dunia, Kota Denpasar Masuk

"Sebab itu kami mengundang stakeholder terkait, dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Dinas Pariwisata, dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia untuk memberikan masukan demi peningkatan kualitas sumber daya manusia," kata I Nyoman Jampel. Dengan begitu, lulusan Fakultas Kedokteran Undiksha memiliki kompetensi melampaui yang lain.

Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, I Nyoman Sutrisna mengatakan pelayanan kesehatan yang prima menjadi salah satu bagian dalam mewujudkan kenyamanan dalam berwisata. Ditambah lagi perkembangan pariwisata di Kabupaten Buleleng dalam beberapa tahun belakangan semakin meningkat, baik untuk kunjungan domestik maupun mancanegara.

"Ini perlu mendapat perhatian serius. Tidak hanya pada pelayanan umum di objek wisata, tetapi juga aspek penanganan kesehatan," katanya. I Nyoman Sutrisna mencontohkan ketika ada kunjungan wisatawan yang menggunakan kapal pesiar di Pelabuhan Celukan Bawang beberapa waktu lalu, ada wisatawan mancanegara yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Domestik Naik, Pariwisata Bakal Terpukul

Direktur RSUD Buleleng, Gede Wiartana mengatakan belum ada dokter khusus kepariwisataan di rumah sakit tersebut. "Kalau pasien warga negara asing sudah ada dengan berbagai keluhan sakit," ucapnya. Seorang dokter pariwisata bukan hanya menguasai ilmu kedokteran, namun juga memiliki kompetensi lainnya, misalnya kemampuan berbahasa asing dan memahami tata laksana pemeriksaan kesehatan bertaraf internasional.

Sumber Artikel
Laporkan
Topik Terkait
HOTEL
ARTIKEL TERKAIT
Batuk Lewat 18 Hari, Segeralah ke Dokter
4d78d3f366803f4f
Anda Alergi Lipstik? Kenali Dulu Tandanya Sebelum ke Dokter
E19616c2c9a14330
FGD Jurnalisme Ramah Pariwisata: Cara SMSI tangkal Hoax
244d96253f1ac2b6
Benarkah Wajib Kerja Dokter Spesialis Dibatalkan?
740339ef9ea35510
Menurut Akademisi Kanada Mengupil Baik untuk Kesehatan, Maksudnya?
167d3e6a314c9f55