Bbm desktop
Pengalaman membaca lebih menarik bisa kamu dapatkan di BBM! Install BBM di smartphone kamu sekarang
Icon bbm logo
Baca BBM News langsung dari aplikasi BBM!
Buka BBM
Pengamatan Matahari di Bandung Ramaikan 100 Tahun Astronomi
9f1323b06fffcce0
Pengamatan Matahari di Bandung Ramaikan 100 Tahun Astronomi ( Tempo.co )
Semua komunitas bisa ikut ambil bagian dalam upaya memperkenalkan astronomi pada masyarakat.

TEMPO.CO, Bandung - Komunitas penggemar astronomi Langit Selatan di Bandung menghelat pengamatan matahari bagi publik secara gratis. Acara yang berlangsung Sabtu 12 Januari 2019 itu bertempat di Museum Geologi selama dua jam.

Baca: Aphelion, Jarak Bumi dan Matahari Bertambah 2,5 Juta Kilometer
Baca: Sebelum Observatorium Timau, Warga Kupang Sudah Akrabi Astronomi

"Kami bawa dua teleskop ke lokasi publik dan mengajak orang untuk mengamati matahari," kata penggiat komunitas itu Avivah Yamani.

Kegiatan itu bagian dari perayaan global 100 tahun terbentuknya International Astronomical Union (IAU). Perayaan yang bertajuk Di Bawah Langit yang Sama itu digelar komunitas astronom amatir, himpunan di kampus, kelompok peneliti di berbagai kota penjuru dunia.

Di pelataran Museum Geologi, komunitas Langit Selatan memasang dua teleskop dan membagikan kacamata kertas yang khusus untuk melihat matahari. "Mataharinya oranye," komentar anak-anak. Tiap kali tersenggol kaki pengamat, posisi teleskop harus segera dibetulkan.

Puluhan anak dan guru antre mengintip matahari. Tiap kali mendung menghalang, antrean bubar lalu kembali lagi ketika matahari muncul. "Acara ini bagian dari subtema perayaan yaitu 100 Jam Astronomi yang berlangsung dari tanggal 10–13 Januari 2019," kata Avivah.

Persiapan perayaan satu abad IAU100 sudah dimulai sejak 2018 bersama lebih dari 100 Komite Nasional IAU100 dari berbagai negara di dunia. Sampai saat ini, sudah 700 kegiatan yang terdaftar untuk dilaksanakan di 72 negara.

Selama empat hari tiga malam itu, para astronom amatir, astronom profesional, penggemar astronomi, dan seluruh masyarakat umum diajak untuk berbagi cerita dan pengetahuan terkait astronomi. Sampai saat ini, lebih dari 250 kegiatan telah didaftarkan untuk dilaksanakan di 50 negara. Semua komunitas bisa ikut ambil bagian dalam upaya memperkenalkan astronomi pada masyarakat.

Perayaan 100 Tahun Astronomi ini digelar selama setahun. Di Indonesia, beragam kegiatan juga akan dilaksanakan untuk merayakan IAU100. Pada 2018, Observatorium Bosscha merayakan 90 Tahun Teleskop Zeiss yang sudah berkontribusi pada perkembangan astronomi di Indonesia sejak 1928.

Berbagai kegiatan juga akan dilaksanakan pada 2019 oleh institusi astronomi maupun komunitas astronomi yang tersebar di seluruh Indonesia. Mengawali 2019 untuk 100 Jam, ada Galaxy Day dan Planetarium Show di Bandung, NASE Mini Workshop di Surabaya, Semesta Kita Semua di Yogyakarta, pengamatan Matahari dan langit malam, astrofotografi, lomba esai astronomi, dan berbagai kompetisi lainnya.

Perayaan Malam Langit Gelap pada saat hari Keantariksaan 6 Agustus dan Pengamatan Gerhana Matahari Cincin 26 Desember 2019 juga akan menjadi topik utama lainnya dalam perayaan 100 Tahun Astronomi.

 

Sumber Artikel
Laporkan
ARTIKEL TERKAIT
Ingat, Ada 5 Gerhana Bulan dan Matahari Sepanjang 2019
Cd626a7f5f2629a0
Gerhana Matahari Cincin Diprediksi Terjadi Desember 2019
Fcb3e87d80791520
Bermanja-manja sambil Belajar di Kebun Bunga Matahari Kediri
Ae56358b2ec8cac5
Fenomena gerhana matahari cincin masuk event wisata andalan 2019
C3192c6e1f00cb55
Rayakan Pergantian Tahun di Ancol, Tak Ada Keindahan Matahari Terbenam di Penghujung 2018
2d400a66636554cc