Bbm desktop
Pengalaman membaca lebih menarik bisa kamu dapatkan di BBM! Install BBM di smartphone kamu sekarang
Icon bbm logo
Baca BBM News langsung dari aplikasi BBM!
Buka BBM
Mainan Seks Ini Dilarang ada di Pameran Teknologi CES 2019, Kenapa?
D575767ec72c14e5
Mainan seks yang dilarang ada di CES (Foto: Lora DiCarlo)

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah mainan seks (sex toys) yang dirancang untuk pengguna perempuan dilarang ada di pameran teknologi Consumer Electronic Show (CES) 2019 di Las Vegas, AS.

Padahal menurut Lora DiCarlo, perusahaan pembesut mainan seks bernama Ose robotic vibrator, mereka diundang untuk menjadi eksibitor di CES 2019 setelah memenangkan sebuah penghargaan di bidang inovasi.

Uniknya, penyelenggara CES, Consumer Technology Association (CTA) sendiri yang menganugerahkan penghargaan inovasi itu kepada Lora DiCarlo.

Namun, penyelenggara belakangan malah menyebut mereka tak sengaja memasukkan perangkat tersebut ke pameran.

Sebagaimana dikutip dari BBC, Sabtu (12/1/2019), alasan CTA melarang adanya mainan seks itu karena dikhawatirkan menyebabkan adanya siatuasi amoral hingga tindakan tak senonoh.

Menanggapi larangan produknya ada di pameran teknologi terbesar itu, CEO Lora DiCarlo, Lora Haddock mengatakan, CES dan CTA memiliki sejarah bias gender.

Dalam pernyataannya, CTA menyebut, "produk ini tidak cocok dengan katagori-kategori produk yang ada di pameran dan tidak seharusnya ada di sana."

CTA juga meminta maaf kepada perusahaan pembesut produk tersebut. "Kami telah memohon maaf kepada perusahaan karena kesalahan ini," kata pihak CTA.

Tentang Mainan Seks

CES 2019 (Foto: Gizmochina)

Kendati demikian, pihak Lora DiCarlo dalam pernyataannya di laman web menyebut, ada sejumlah produk lain yang berorientasi pada wanita yang masuk pada kategori penghargaan, juga menggunakan vibrator.

"Dua vacuum cleaner robotik, satu skateboard robotik, empat mainan anak-anak, satu robot pemandu belanja, semuanya terselubung untuk kepentingan perempuan, benarkan?" tutur Lora Haddock.

Lebih lanjut, Haddock mengatakan, "Sangat jelas, Ose bisa masuk ke kategori robotik dan drone, juga juri ahli CTA sendiri setuju dengan itu."

Tentang Mainan Seks yang Dimaksud

Sekadar informasi, Ose didesain oleh Lora DiCarlo dalam kemitraannya dengan laboratorium robotik Oregon State University dan memiliki delapan paten yang masih pending.

Kedelapan paten yang dimaksud masuk dalam kategori robotik, biomimikri, dan prestasi di bidang teknik.

"Kami sangat percaya, perempuan, non-biner, gender lain, dan orang-orang dengan LGBTQI harus secara vokal mengklaim ruang kami dalam kemajuan teknologi," kata Lora Haddock.

CES Dianggap Bias Gender

Pengujung memadati pameran Consumer Electronics Show (CES) 20117 di Central Hall, Las Vegas Convention Center, Amerika Serikat. (Liputan6.com/Corry Anestia)

Lora Haddock mengatakan, di CES terdapat standar ganda terkait produk seks yang menarget pengguna perempuan dan laki-laki.

"Seksualitas laki-laki tampak eksplisit diperbolehkan, dengan kehadiran robot seks dalam bentuk wanita dan gim VR porno," katanya.

Produk robot seks yang dimaksud bernama RealDoll Harmony yang memulai debutnya tahun lalu di CES. Selain itu, ruang VR porno juga ada di CES pada 2017.

Saat itu, ruang VR porno dikunjungi lebih dari 1.000 pengunjung pada hari pertama pembukaan CES.

Tahun inipun demikian, sebuah shuttle bus yang bukan resmi dari CES bertugas mengantarkan pengunjung dari tempat konferensi ke tempat untuk menguji pengalaman video seks yang dikontrol oleh speaker Amazon Echo.

(Tin/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Sumber Artikel
Laporkan
ARTIKEL TERKAIT
Olahraga yang Tren di 2019, Ada Yoga dan Zumba
E44498ac4174652f
Heboh Prostitusi Online, Ada 10 Negara yang Punya Wisata Seks
Cfce5bfd1ba5175d
8 Produk Dikenalkan Samsung ke Publik, Ada Blender untuk Buat Parfum
B0b9f93827ee7382
Sebab Ada 5G, Teknologi Lainnya Jadi Makin Canggih
03691e047d410366
Mainan Seks Inovatif Ini Ditarik dari CES 2019, Dikecam Diskriminatif
8d82e0da576981ec