Bbm desktop
Pengalaman membaca lebih menarik bisa kamu dapatkan di BBM! Install BBM di smartphone kamu sekarang
Icon bbm logo
Baca BBM News langsung dari aplikasi BBM!
Buka BBM
(Game of Thrones Season 8) Eps.01: Bantuan Datang ke Winterfell
Add4d980eaf29361
Perang semakin dekat, para pion sudah mulai berada di posisi masing-masing.

*Spoiler Alert: Artikel ini mengandung bocoran cerita yang bisa saja mengganggu kalian yang belum nonton.

Akhirnya episode pilot Game of Thrones musim kedelapan sudah bisa dinikmati di HBO. Untuk menontonnya, kalian bisa pasang aplikasi HBO GO di ponsel dan sign in pakai akun berlangganan provider internet. Di episode pertama ini, banyak banget hal yang terjadi mengingat ini merupakan musim terakhir yang bakal jadi penutup kisah orang-orang Westeros.

Di akhir season 7, kalian tentu sudah tahu bahwa The Night King bersama para White Walkers terus bergerak menuju selatan. Namun, tentunya yang harus dilewati terlebih dahulu adalah The Wall yang sayangnya bisa dengan mudah dihancurkan. Soalnya, salah satu naga Daenerys Targaryen (Emilia Clarke) alias Dany sudah jadi milik The Night King.

Meski begitu, Jon Snow (Kit Harrington) yang tahu bahwa bahaya ini bakal datang sudah membawa bala bantuan. Jon Snow dan Dany yang beraliansi sejak musim sebelumnya akhirnya tiba di Winterfell.

Diawali dengan adegan seorang anak laki-laki berusaha melihat kedatangan pasukan bawaan Dany yang jumlahnya puluhan ribu, episode pertama ini dibuka dengan sangat positif, seakan ada harapan. Pasukan Dany ini adalah The Unsullied, para Dothraki, serta dua naga, yaitu Drogon dan Rhaegal.

Meski mereka membawa pasukan banyak, nyatanya rakyat Winterfell dan orang-orang di dalamnya (termasuk para aliansi) enggak begitu senang menyambut kedatangan mereka. Jon Snow bilang sama Dany bahwa orang-orang di Utara enggak suka orang luar (dengan kata lain, Dany dan rombongannya).

Perlu diketahui juga, mereka (khususnya para pemimpin berbagai House yang mendukung Jon Snow) juga sudah mendengar kabar bahwa Jon Snow mengakui Daenerys sebagai “Queen of the Seven Kingdom” dan loyal terhadapnya. Hal ini bikin mereka gerah karena mereka mau North terpisah dari Iron Throne yang selama ini diperebutkan orang-orang di Selatan.

Jelas, buat mereka, orang-orang di Selatan adalah orang luar. Nah, yang paling kelihatan enggak suka dengan Dany adalah Sansa Stark (Sophie Turner) yang memang sejak musim sebelumnya telah mengungkapkan penyesalan akan keputusan Jon Snow ini kepada Petyr Baelish.

Sementara itu, Tyrion Lannister (Peter Dinklage) menemui Sansa buat “lepas kangen” mengingat dulu mereka pernah bersama di King’s Landing. Tyrion juga meyakinkan Sansa bahwa bantuan dari Cersei juga bakal datang yang tentunya enggak dipercaya oleh Sansa.

Selanjutnya, giliran Arya Stark (Maisie Williams) yang menemui Jon Snow. Selain lepas kangen, di sini, Jon Snow minta tolong Arya buat meyakinkan Sansa agar menerima Dany. Namun, Arya menolak dengan halus dan bilang bahwa Sansa memperjuangkan keluarganya.

[irp posts="22727,22258"]

Yang enggak boleh dilupakan menjelang perang melawan Night King ini adalah dragonstone yang saat ini ditempa oleh Gendri (Joe Dempsie) dan para penempa lainnya. Ketika di Utara semua bersiap buat melawan The Night King, Cersei Lannister (Lena Headey) di King’s Landing malah menyusun rencana lain.

Kehilangan Jaime Lannister (Nikolaj Coster-Waldau) yang memutuskan pergi ke Utara buat membantu melawan White Walkers, Cersei malah semakin tegas dan yakin buat menguasai The Seven Kingdom. Buktinya, dia meminta puluhan ribu armada dan gajah untuk melakukan penyerangan.

Tentunya, plot twist yang paling menggegerkan dan menggemaskan di akhir musim ketujuh lalu adalah identitas Jon Snow yang akhirnya terungkap. Bukan hanya Brandon Stark (Isaac Hempstead Wright), sang Three-Eyed Raven, yang mengetahui hal ini. Samwell Tarly (John Bradley-West), sahabat Jon Snow sesama The Night Watch sekaligus calon Maester, pun mengetahuinya.

Bran bersikeras bahwa kabar mengenai identitas asli Jon Snow harus diberitahukan oleh Sam. Sam mengatakannya setelah memberitahu Jon Snow soal pembunuhan ayah dan kakaknya oleh Dany.

Sam meyakinkan bahwa Jon Snow adalah pemimpin yang sebenarnya. Menurutnya, Jon Snow enggak mungkin menghabisi nyawa orang begitu saja, berbeda dengan Dany. Bisa ditebak, Jon Snow pun enggak langsung percaya dan sulit menerima kenyataan ini. Namun, terkait kelanjutan hal ini, kalian harus sabar menunggu episode selanjutnya.

Terakhir, Lord Umber—yang saat pertemuan diminta kembali ke kastilnya buat membawa orang-orangnya—malah ditemukan mati mengenaskan di kastilnya sendiri. Para White Walkers sudah datang ke sana dan kematiannya dijadikan pesan bahwa yang mati semakin dekat.

Eddison Tollett (Ben Crompton), Tromund Giantsbane (Kristover Hivju), dan Beric Dondarrion (Richard Dormer) yang menemukan zombie Lord Umber pun yakin bahwa para White Walkers ada di depan mereka. Dengan kata lain, mereka harus berjalan lebih cepat supaya bisa sampai duluan ke Winterfell dan menyampaikan kabar soal kedatangan para White Walkers.

Lalu, seorang penunggang kuda misterius tiba di Winterfell. Identitasnya terkuak sebagai Jaime Lannister. Jaime yang sedang melihat-lihat terkejut karena menemukan Bran yang masih hidup. Namun, dia enggak tahu bahwa Bran saat ini adalah Three-Eyed Raven.

[irp posts="22760,20094"]

Episode pertama ini lebih banyak menyoroti pertemuan dan perkumpulan. Mereka yang lama tak bertemu atau mereka yang sejak lama bermusuhan pada akhirnya bertemu dan berkumpul di Winterfell.

Di episode selanjutnya, Winterfell kembali mengalami ketegangan saat Dany bertemu Jaime, The Kingslayer yang membunuh Aerys Targaryen, ayah Dany. Selain itu, Winterfell juga bakal bersiap buat menghadapi para White Walkers yang diperkirakan tiba sebelum matahari terbit esok pagi.

Bagaimana menurut kalian keseruan yang disajikan dalam episode pertama musim tayang kedelapan Game of Thrones kali ini? Kira-kira, misteri apa yang terkuak di episode kedua nanti? Kasih tahu pendapat kalian di kolom komentar dan simak terus keseruannya hanya di KINCIR!

Sumber Artikel
Laporkan