Bbm desktop
Pengalaman membaca lebih menarik bisa kamu dapatkan di BBM! Install BBM di smartphone kamu sekarang
Icon bbm logo
Baca BBM News langsung dari aplikasi BBM!
Buka BBM
Berapa Kali Kita Harus Medical Check Up dalam Setahun?
0d5795165c95a4dd
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Selain menjaga gaya hidup sehat, medical check-up juga penting dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan deteksi penyakit sejak dini.

Berdasarkan hasil survei AIA Healthy Living Index 2018, angka orang Indonesia yang menjalani medical check up meningkat dari 2016 ke 2018, yakni dari 34 % ke 49 %.

Dari hasil tersebut juga terungkap alasan orang Indonesia yang tidak mau melakukan medical check up. Sebanyak 52% merasa sehat, 49 % karena alasan biaya, 26 % takut dengan hasil medical check up mereka, 23 % lainnya membutuhkan banyak waktu, dan 10 % menyatakan yakin tidak memiliki risiko penyakit serius.

Dokter dr.Raissa E. Djuanda M.Gizi, Sp.GK, mengatakan, peting melakukan medical check up secara rutin. Sebab,  beberapa penyakit kritis terkadang tidak memiliki gejala khusus, namun dapat menyebabkan kematian. Ia pun memaparkan tentang periode waktu yang tepat melakukan medical check up.

“Medical check up sebaiknya dilakukan ketika sudah memasuki usia 18 tahun ke atas, setidaknya satu kali dalam satu tahun, apalagi untuk usia lanjut 40 tahun ke atas, dan penderita penyakit tertent, itu disarankan lebih dari satu kali. Tergantung kondisi dan penyakit yang diderita ya,” jelas dokter Raissa saat ditemui Suara.com di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/12/2018).

Lebih lanjut ia memaparkan tentang penyakit serius yang tak terdeteksi bila tidak dengan melakukan medical check up. Salah satunya adalah penyakit jantung yang juga dikenal dengan silent killer karena tidak menunjukkan gejala awal. Bahkan gejala awal penyakit kanker pun sering diabaikan karena memiliki gejala yang menyerupai penyakit umum.

“Penyakit kritis dapat berdampak serius jika tidak ditangani sejak dini, tidak hanya terhadap kesehatan tapi juga berdampak pada keuangan. Tingginya biaya untuk pengobatan penyakit kritis menjadi kekhawatiran terbesar masyarakat Indonesia (87%) dan penyakit kanker diperkirakan dapat menyebabkan implikasi keuangan serius (53 %),” tukasnya.

 

Sumber Artikel
Laporkan
ARTIKEL TERKAIT
Dalam Seminggu, Kita Harus Berapa Kali Kardio dan Strength Training?
Fa6879c3d8a9d5e6
Menstruasi Dua Kali Dalam Sebulan, Cek Penyebabnya Berikut Ini
E3416a20dcaf6890
Berapa Kali Saya Harus Suntik Insulin dalam Sehari?
Ff6b6924f8da1844
Idealnya, Olahraga Boot Camp Berapa Kali Dalam Seminggu?
8b8eefa18194b0c3
Pertama Kali Cobain Garnier Bright Up Tone-up Cream, Beneran Bisa Cerah Dalam Sekejap?
88af581c2cf9ea2a