Bbm desktop
Pengalaman membaca lebih menarik bisa kamu dapatkan di BBM! Install BBM di smartphone kamu sekarang
Icon bbm logo
Baca BBM News langsung dari aplikasi BBM!
Buka BBM
KPPPA Buat Perlindungan Khusus Perempuan & Anak Korban Kekerasan
Dfdf4a83851aaef0
Ilustrasi kekerasan pada perempuan dan anak [Shutterstock]

Suara.com - Tingginya persentase kekerasan terhadap perempuan dan anak menunjukkan bahwa betapa rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menghormati hak asasi orang lain, oleh karena itu KPPPA merespons dengan membuat perlindungan khusus perempuan & anak korban kekerasan.

Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) tahun 2016 menunjukkan 33,4% perempuan mengalami kekerasan fisik atau seksual semasa hidupnya, dan data survei Kekerasan Terhadap Anak (KTA) tahun 2013  menunjukkan 6% anak mengalami kekerasan.

KPPPA menyebut hal Ini merupakan ancaman serius dan perlu mendapat penanganan yang serius dari pemerintah.

Dengan beragamnya jenis kekerasan yang dapat menimpa perempuan dan anak, maka upaya untuk menanggulanginya pun menjadi bagian penting yang ingin dicapai dalam tujuan pembangunan berkelanjutan.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) terus berupaya memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan, salah satunya dengan mendorong terbentuknya Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di provinsi, dan kabupaten/kota sesuai UU Nomor 23 tahun 2014 untuk sub urusan Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak.

Deputi bidang tumbuh kembang anak KPPPA, Lenny N Rosalin menjelaskan upaya untuk memastikan korban mendapatkan layanan sesuai yang dibutuhkan dengan memberikan pelayanan yang berkualitas menjadi perhatian penting bagi KPPPA.

"Untuk mewujudkannya, maka KPPPA menyelenggarakan pembinaan terhadap 30 daerah yang sudah memiliki UPTD PPA. Kegiatan dengan tema Pembinaan dan Penguatan Peran Kelembagaan UPTD PPA Menuju Layanan yang Berkualitas diselenggarakan pada tanggal 13 – 14 September 2018 di Batam, Kepulauan Riau,"

Tidak sedikit kasus yang ditemui di lapangan perlu ditangani melalui beberapa proses secara simultan. Untuk itu diperlukan pengelolaan kasus yang baik. Pengenalan mengenai manajamen kasus akan menjadi salah satu materi penting yang akan disampaikan kepada peserta.

"KPPPA memperkenalkan materi manajemen kasus kepada petugas UPTD PPA untuk dapat memproses kasus dengan baik mulai dari proses awal dan identifikasi, proses asesmen yang mencakup asesmen awal dan lanjutan, penyusunan rencana intervensi, pelaksanaan intervensi, review kasus dan evaluasi dan proses terminasi. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat menambah wawasan dan keterampilan petugas UPTD PPA dalam memberikan layanan perlindungan yang optimal," lanjut Lenny.

Lewat siaran pers yang diterima Suara.com, KPPPA mendukung penuh Pemerintah Daerah dalam menyediakan layanan perlindungan bagi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Selain manajemen kasus, juga dilaksanakan pelatihan mediator. Pelaksanaan sertifikasi mediator diperuntukkan bagi petugas UPTD PPA. Upaya ini diharapkan dapat membuat layanan UPTD PPA menjadi terstandar di seluruh Indonesia.

Dengan demikian KPPPA bisa memastikan, seluruh UPTD PPA dapat menjalankan fungsi layanannya sesuai dengan yang diamanatkan di Peraturan Menteri PPPA Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pedoman Pembentukan UPTD PPA yaitu menerima pengaduan masyarakat, menjangkau korban, menyediakan tempat penampungan sementara, memberikan mediasi, dan mendampingi korban.

 

Sumber Artikel
Laporkan
Topik Terkait
TUMBUH KEMBANG ANAK
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL TERKAIT
Pemerintah Diminta Lindungi Hak Kesehatan Anak Melalui JKN
4ce1952ddea026bd
Menteri PPPA: Kekerasan pada Anak dan Perempuan Harus Diakhiri
5c760c30ce931148
Fatma Yusuf apresiasi Nasyiatul Aisyiyah tanggulangi kekerasan perempuan dan anak
8b95a6ee73c4d465
Kemnaker dan KPAI Sinergi Optimalkan Pengawasan Pekerja Anak
2541681518520b33
Pelibatan Anak dalam Aksi Terorisme Bertentangan dengan UU
C829347cc86de2fc
ARTIKEL POPULER
Katakan Hal Ini Kepada Suami Saat di Ranjang dan Rasakan Bedanya
F7429a514393835a
Benarkah Konsumsi Bawang Putih Bisa Menurunkan Berat Badan?
62545237566ae07d
Sandiaga Uno Suka Minum Infused Water, Apa Sih Manfaatnya?
7e7a624a23d3d520
5 Keunggulan Rutin Minum Air Hangat
F80846f28d37bb72
Apa Bahayanya Bila Karang Gigi Dibiarkan Menumpuk?
Ef42b27501264a48