Bbm desktop
Pengalaman membaca lebih menarik bisa kamu dapatkan di BBM! Install BBM di smartphone kamu sekarang
Icon bbm logo
Baca BBM News langsung dari aplikasi BBM!
Buka BBM
5 Komplikasi Mematikan Akibat Kolesterol Tinggi
Ab7328c13493159a
5 Komplikasi Mematikan Akibat Kolesterol Tinggi (Pixel Shot/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Setiap orang memiliki kolesterol di dalam tubuhnya. Pada kadar yang normal, zat tersebut berperan dalam membentuk sel, hormon, empedu, dan sebagai pelindung tubuh. Namun, jika kadarnya berlebihan, kolesterol bisa menyebabkan berbagai komplikasi mematikan.

Perlu diketahui, kolesterol terbagi menjadi dua: kolesterol baik atau High Density Lipoprotein (HDL) dan kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL)

  • Kolesterol HDL

HDL atau kolesterol baik bertugas menyerap jumlah kolesterol berlebih dan membawanya kembali ke hati untuk dikeluarkan dari tubuh.

  • Kolesterol LDL

LDL atau kolesterol jahat membentuk plak-plak lemak di dalam pembuluh darah, yang dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai macam penyakit berbahaya.

Peningkatan jumlah kolesterol baik dihubungkan dengan kesehatan pembuluh yang lebih terjaga. Sebaliknya, peningkatkan kadar kolesterol jahat berhubungan erat dengan berbagai komplikasi mematikan.

Berikut adalah beberapa komplikasi mematikan yang bisa terjadi jika kadar kolesterol jahat terlampau tinggi:

  1. Xanthelasma palpebrarum

Xanthelasma palpebrarum adalah plak berwarna kekuningan yang umumnya muncul di sekitar kelopak mata (bagian dekat dengan hidung). Keadaan ini terbentuk akibat penumpukan kolesterol di daerah kutaneus (kulit). Xanthelasma bisa terjadi pada wanita maupun pria yang berusia 40–50 tahun.

Xanthelasma muncul simetris di kedua kelopak mata, dan dapat memiliki konsistensi lembut hingga padat. Normalnya, xanthelasma tidak memberikan suatu gejala yang mengganggu.

  1. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah berhubungan dengan kadar kolesterol yang ada di dalam tubuh Anda. Apabila kadar kolesterol Anda tinggi dan tidak segara ditangani, maka plak-plak lemak akan semakin banyak terbentuk di dalam pembuluh darah.

Nah, plak-plak tersebut akan membuat pembuluh darah semakin sempit sehingga aliran darah ke seluruh tubuh mengalami gangguan. Akibatnya, organ jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah agar sampai ke organ lain. Keadaan ini bisa menyebabkan tekanan darah tinggi alias hipertensi.

  1. Angina

Angina dapat diartikan sebagai nyeri dada, rasa dada yang terikat, atau dada yang terasa tak nyaman. Angina itu sendiri biasanya merupakan tanda awal dari penyakit jantung dan dapat dipicu dengan melakukan beberapa kegiatan, seperti mengangkat barang, berolahraga, dan emosi atau marah.

Angina terjadi karena otot-otot jantung tidak menerima oksigen yang cukup. Keadaan itu adalah akibat dari adanya penyempitan pembuluh darah karena tersumbat oleh plak-plak lemak.

  1. Serangan jantung

Serangan jantung dapat menjadi lanjutan dari angina. Apabila plak lemak terlepas, membentuk klot dan menyumbat pembuluh darah ke jantung, maka seseorang dapat mengalami serangan jantung. Keadaan ini bisa menyebabkan kematian apabila tidak ditangani segera.

Beberapa tanda dan gejala yang muncul pada saat serangan jantung, misalnya  nyeri dada berat, dada terasa sesak dan berat seperti ditindih, atau dada seperti ditusuk hingga menembus ke belakang dan menjalar ke lengan kiri atau rahang kiri; mual muntah; keringat dingin; hingga badan lemas.

  1. Stroke

Stroke atau yang juga disebut brain attack merupakan penyebab kematian terbesar ke-5 di Amerika Serikat, dimana setiap tahunnya 140.000 orang meninggal dunia. Di Indonesia sendiri, RISKEDAS 2007–2013 menyebut bahwa angka kejadian stroke terus meningkat, dari 8,3% menjadi 12,1%.

Stroke terjadi karena plak-plak lemak di pembuluh darah terlepas dan menyumbat pembuluh darah di otak.  Selain faktor kolesterol tinggi, stroke juga dipengaruhi oleh kondisi lain, seperti kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, tekanan darah tinggi, dan obesitas.

Anda tentu tak ingin mengalami komplikasi akibat kolesterol tinggi, bukan? Jika memang demikian, Anda dianjurkan untuk segera menerapkan gaya hidup sehat, berolahraga secara rutin dan teratur, hindari stres, cukup istirahat, dan jauhi rokok maupun alkohol. Tak lupa, lakukan pemeriksaan secara berkala, agar kondisi kesehatan Anda selalu terpantau dengan baik.

(NB/ RVS)

Sumber Artikel
Laporkan
ARTIKEL TERKAIT
Waspada, Hipertensi Bisa Kambuh Akibat Hoaks!
82b75f6ddd89ea55
Apa Bedanya Lumpuh Akibat Stroke dan Parkinsonisme Vaskular?
B089efc6dc9291cf
Apakah Penyakit Autoimun Itu Berbahaya dan Berakibat Fatal?
A3ba0e1ce393dfee
6 Penyakit Akibat Obesitas Rawan Dialami Wanita 350 kg di Kalteng
E407fb0e161746a8
Penyebab Cegukan Terus Menerus, Waspada Bisa Jadi Idap Penyakit Parah
Bbe993438919adc1