Bbm desktop
Pengalaman membaca lebih menarik bisa kamu dapatkan di BBM! Install BBM di smartphone kamu sekarang
Icon bbm logo
Baca BBM News langsung dari aplikasi BBM!
Buka BBM
Ingin Majukan UKM Indonesia, Ninja Xpress Bangun Industri Pengiriman Berbasis Teknologi
85030f0324945a6e
Ilustrasi jasa pengiriman. (Foto: shutterstock)

Fimela.com, Jakarta Seiring berkembangnya bisnis online di dunia dan Indonesia pada khususnya, industri pengiriman pun dituntut untuk berkembang. Ninja Xpress sebagai salah satu pelaku bisnis pengiriman menjawab tantangan tersebut dengan beragam inovasi.

Dalam perjalanannya, Ninja Xpress mengedepankan tiga pilar utama yaitu teknologi, operational excellence, dan sumber daya manusia. Ketiganya saling berkaitan dalam menghasilkan layanan pengiriman yang hassle free.

"Teknologi kita memang dibuat untuk memudahkan si pengirim, tapi problem operasional di lapangan hampir sama dengan pemain lain. Namun, dengan teknologi hal tersebut bisa diminimalisir," kata Eric Saputra, Country Head Ninja Xpress Indonesia.

Meski bisa dibilang pendatang baru di Industri pengiriman Indonesia, Ninja Xpress berinisiasi mendukung bisnis UKM dengan menjadi lebih dari sekedar penyedia layanan pengiriman. Namun sebagai mitra bisnis yang berinvestasi dalam pertumbuhan bersama UKM Indonesia.

 

Upaya Memajukan UKM Indonesia

Eric Saputra, CEO Ninja Xpress. (Foto: PR Team Ninja Xpress)

Keinginan memajukan UKM Indonesia direalisasikan Ninja Xpress dengan membuka peluang kemitraan di Jakarta dan sekitarnya. Ninja Xpress juga secara rutin menggelar program bersama komunitas seller bertajuk OASIS (Obrolan Asyik seputar Bisnis) berupa workshop dan pelatihan edukatif bagi para seller, khususnya pelaku UKM, tentang pengelolaan bisnis online.

Selain itu, pelaku UKM pun mendapatkan keuntungan bila menggunakan layanan Ninja Xpress. Sebab pelaku UKM dapat melihat data transaksi yang sudah dilakukan melalui dashboard. 

Ke depannya, Eric Saputra berharap ia dan tim mampu mengoptimalkan layanan pengiriman, memberikan akses modernisasi dengan memungkinkan lebih banyak touch points yang terhubung melalui technology-based logistics network.

Sumber Artikel
Laporkan