Bbm desktop
Pengalaman membaca lebih menarik bisa kamu dapatkan di BBM! Install BBM di smartphone kamu sekarang
Icon bbm logo
Baca BBM News langsung dari aplikasi BBM!
Buka BBM
Syahdunya Konser Ubud Village Jazz Festival 2018
9756030b5a9d927e
Di tengah keindahan alam, Ubud Village Jazz Festival 2018 kembali digelar tahun ini pada 10 & 11 Agustus 2018 di Agung Rai Museum of Art.

Nyatanya, musik jazz tidak melulu harus ditampilkan di atas panggung megah dalam gedung-gedung kota metropolitan. Merdunya alunan jazz yang menghipnotis juga bisa dinikmati di antara “arsitektur” tradisional padang taman tropis. Bali, dengan keindahan Ubudnya yang tersohor, berhasil mendobrak kebiasaan tersebut. Tak hanya untuk pertama kalinya, namun untuk keenam kalinya.

Di tengah keindahan panorama alam, Ubud Village Jazz Festival kembali digelar tahun ini. Bertempatkan di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud, sebanyak 3.500 pengunjung hadir memenuhi gelaran musik tersebut mulai 10 hingga 11 Agustus 2018 kemarin.

Dukungan dari swasta dan pemerintah - termasuk BEKRAF – juga turut membantu tujuan positif dalam perhelatan jazz internasional tahun ini. Puluhan booth makanan serta kerajinan khas Bali yang didukung oleh Kementrian Koperasi dan UMKM turut ambil bagian dalam memeriahkan Ubud Village Jazz Festival 2018. 

Mengusung tema “Freedom of Expression”, musisi-musisi ternama dari dalam dan luar negeri pun didatangkan untuk mengisi tiga panggung pertunjukkan dengan tiga tema berbeda. Pertama, Panggung Padi, kedua Panggung Giri, dan ketiga, Panggung Subak.

Alunan suara Emilia Schnall diiringi dengan Panji Baskoro Trio pun menjadi musik pembuka pada festival kali ini. Partisipasi musisi jazz asal Melbourne, Australia ini merupakan bagian dari dukungan Future Leaders di bidang kebudayaan.

Penampilan tersebut disusul dengan aksi dari Insula yang berkolaborasi dengan perkusi asal Medan, Affan Latanette, yang semakin menambah kemeriahan festival malam itu. Lantunan mix antara aransemen lagu bergaya Brazil, Algeria dan Mediterania disuguhkan secara khas oleh band yang didukung oleh Institue Francais Indonesia ini.

Ade Irawan, pianis jazz tuna netra kebanggaan Indonesia (yang telah berkali-kali mendapatkan penghargaan MURI dan sederet penghargaan di luar negeri), juga tampil dengan maksimal bersama Yuri Mahatma, co-founder Ubud Village Jazz Festival, dalam konsep Ade Irawan “Good Fellas”. Penampilan apik ini mendapatkan apresiasi yang tinggi dari segenap penonton yang hadir.

Performa dari sederet musisi jazz kenamaan lainnya seperti Judith Nijland (Belanda) yang berkolaborasi dengan Astrid Sulaiman, Triple Ace yang didukung oleh Kedutaan Austria, Pramono Adi Pamungkas, Nita Aarsen Eurasian Project bersama Olaf Keus dan Dian Pratiwi, juga turut menghiasi panggung Ubud Village Jazz Festival.

Meski sempat diguyur hujan, Idang Rasjidi Syndicate tetap tampil maksimal sebagai band penutup Ubud Village Jazz Festival 2018. And finally… it’s a wrap. Walau sendu karena festival harus berakhir, namun Cosmo puas menonton perhelatan tersebut. Kamu tak sempat menonton festival tersebut tahun ini? Jangan lewatkan keseruannya di kesempatan berikutnya, ya!

(Alvin Yoga / AK / Image: Dok. Cosmo)

Sumber Artikel
Laporkan
ARTIKEL TERKAIT
Nikmatnya Suguhan Musik di Ubud Village Jazz Festival 2018
78047096932e400f
Ubud Village Jazz Festival 2018 Bakal Undang Musikus Dunia Legendaris
0a6020e92511bbf5
Java Jazz 2018 Datang Kembali
Ubud Village Jazz Festival Jadi Magnet Ribuan Wisatawan Bali
Af41da9c4d8ce7c3
Prambanan Jazz 2018 Bakal Diramaikan Diana Krall dan Boyzone
D161422dc5fc51b2
ARTIKEL POPULER
Miris! 5 Artis ini Nggak Mau Mengakui Anak Kandungnya
036fdc1f929b0bc5
Sempat Menampik, Kini Ayu Ting Ting Akui Hamil Duluan?
B6ada80bef2ecab3
Anaknya Dilecehkan, 5 Artis Ini Tempuh Jalur Hukum
73cca5526a99c054
Lebih Nyaman, 7 Artis Ini Memilih Ibu sebagai Manajernya
Eb0ef244947c9fd2
Rizky Febian dan 8 Artis Ini Tetap Tegar Hadapi Perceraian Orangtuanya
613490e156475bcf