Bbm desktop
Pengalaman membaca lebih menarik bisa kamu dapatkan di BBM! Install BBM di smartphone kamu sekarang
Icon bbm logo
Baca BBM News langsung dari aplikasi BBM!
Buka BBM
Penyerang Gereja St Lidwina Gagal Buat Paspor ke Suriah
D698dc71c876e877
Penyerang Gereja St Lidwina Gagal Buat Paspor ke Suriah ( Tempo.co )
Pelaku penyerangan Gereja St Lidwina, Suliyono diduga terpengaruh paham radikal pro kekerasan sehingga melakukan penyerangan.

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan Suliyono, pelaku penyerangan Gereja St Lidwina bukan hanya satu kali mengurus paspor agar bisa berangkat ke Suriah.

"Sudah dua atau tiga kali," kata Setyo di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Selasa, 13 Februari 2018.

Baca: Penyerang Gereja St Lidwina Diduga Sempat Bermalam di Musala

Setyo mengatakan Suliyono mengurus paspor sebelum ia datang ke Yogyakarta. Ia mendatangi Kantor Imigrasi Magelang dan Yogyakarta.

Namun, kata Setyo, Suliyono terkendala dalam proses administrasi. "KTP dia tidak bisa digunakan untuk meminta paspor hingga ditolak pihak Imigrasi," ujarnya.

Suliyono melakukan penyerangan di Gereja St Lidwina, Sleman, Yogyakarta. Ia melukai empat orang, yang terdiri dari jemaat, pastor dan seorang polisi. Penyerangan tersebut diduga berkaitan dengan motif jihad.

Baca: Kapolri: Pelaku Penyerangan Gereja St Lidwina Pernah ke Poso

Setyo mengatakan, dalam interogasi awal, Suliyono mengaku bahwa dia ingin pergi berjihad ke luar negeri. Selain itu, dia mengaku melihat aksi-aksi teror di internet dan ingin melakukan juga.

Meski begitu, menurut Setyo, sampai sekarang kepolisian masih menunggu Suliyono sembuh untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Termasuk mengenai apakah Suliyono bergerak sendiri atau terhubung dengan kelompok tertentu. "Dugaan sementara bekerja sendiri, namun indikasi untuk terhubung dengan suatu kelompok masih didalami," ujarnya.

Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian mengatakan pelaku penyerangan Gereja St Lidwina Suliyono pernah pergi ke Poso. Ia pun diduga terpengaruh paham radikal sehingga melakukan aksi penyerangan. Indikasi ini menguat karena Suliyono juga pernah mengurus paspor ke Suriah.

Sumber Artikel
Laporkan
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL POPULER
Ini Ucapan Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi yang Bikin Pelaku Murka
38fc92acd5f9facc
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Ditangkap di Garut
A3fc3a331fd3c0c6
Sedih, Permintaan Terakhir Korban JT 610 pada Calon Istrinya
0fa076d413ae811f
Hore, Pemerintah Tetapkan Libur Nasional dan Cuti Bersama 2019
B3d7681480d4d46d
HS Mengaku Bunuh Keluarga Diperum Nainggolan Menggunakan Linggis
Fbdc803051d13df9