Bbm desktop
Pengalaman membaca lebih menarik bisa kamu dapatkan di BBM! Install BBM di smartphone kamu sekarang
Icon bbm logo
Baca BBM News langsung dari aplikasi BBM!
Buka BBM
Kontroversi Iklan Jokowi, Sekjen PDIP Ingatkan Politik Bansos SBY
A908b3dda50df2ca
Kontroversi Iklan Jokowi, Sekjen PDIP Ingatkan Politik Bansos SBY ( Tempo.co )
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan iklan Jokowi di bioskop tak perlu dipermasalahkan.

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, mengatakan iklan Jokowi tentang bendungan di bioskop tidak perlu dipermasalahkan. Menurut Hasto, masyarakat hendaknya dapat membedakan antara use of power dan abuse of power.

Baca juga: Kubu Jokowi Akan Segera Buka Rekening Khusus Dana Kampanye

"Abuse of power contohnya ketika ada salah satu pimpinan yang minta anaknya difasilitasi saat ke luar negeri," kata Hasto saat konferensi pers di posko Cemara, Jakarta, Kamis 13 September 2018.

Hasto mengatakan iklan tersebut memiliki konteks penyampaian keberhasilan pemerintah yang di negara manapun merupakan posisi strategis inkumben. Selain itu, ia juga mempertanyakan mengapa sebagian pihak menjadi begitu reaktif saat ada gagasan-gagasan baik yang menyangkut bangsa dan negara.

"Jadi kita tanyakan saja pada petani, mereka mendapatkan manfaat dari bendungan atau tidak? Gitu saja," ujarnya.

Hasto menambahkan, saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih menjabat sebagai presiden, SBY pernah melakukan apa yang disebut Hasto sebagai "politik Bansos". Kata Hasto, program tersebut berdasarkan penelitian Marcus Mietzner memakan anggaran hingga US$ 2 miliar atau sekitar Rp 29,6 triliun dalam kurs saat ini, dalam rentang Juni 2008 hingga Februari 2009.

Baca juga: PKB: Koalisi Prabowo Jangan Panik Soal Iklan Jokowi di Bioskop

Sebelumnya, iklan layanan masyarakat di bioskop ramai dibahas di media sosial. Iklan Jokowi tersebut berisikan bagaimana pembangunan beberapa bendungan di Indonesia. Di akhir iklan, ada kutipan dari Presiden Joko Widodo yang diikuti dengan tagar MENUJUINDONESIAMAJU.

Beberapa lawan politik kubu Jokowi meminta agar iklan Jokowi tersebut sebaiknya tidak ditayangkan di dalam bioskop. Di antaranya adalah Fadli Zon, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra dan Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera atau PKS.

Fadli Zon melalui akun Twitternya mencuit agar sebaiknya iklan Jokowi ini dicopot dari bioskop. Sedangkan, Hidayat Nur Wahid mengatakan iklan tersebut seharusnya dicopot karena alih-alih menghadirkan simpati, justru menghadirkan antipati.

Sumber Artikel
Laporkan
Topik Terkait
JOKOWI ANGKAT PAHLAWAN NASIONAL
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL TERKAIT
PKB: Koalisi Prabowo Jangan Panik Soal Iklan Jokowi di Bioskop
C16904d3ed32feba
Wakil Ketua MPR Dukung Pencopotan Iklan Jokowi di Bioskop
099e3e42f21c23d0
Timses Jokowi-Ma'ruf: Iklan Bendungan di Bioskop Bukan Kampanye
25ef978c8780ed5b
Moeldoko Minta Kader PDIP Bantu Jawab Kritik Terhadap Jokowi
6826a7adc1eb6460
Sekjen PDIP Sebut Pidato AHY Cermin Inkonsistensi Demokrat
7fd0c9c0b258eccb
ARTIKEL POPULER
Ini Ucapan Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi yang Bikin Pelaku Murka
38fc92acd5f9facc
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Ditangkap di Garut
A3fc3a331fd3c0c6
Sedih, Permintaan Terakhir Korban JT 610 pada Calon Istrinya
0fa076d413ae811f
Hore, Pemerintah Tetapkan Libur Nasional dan Cuti Bersama 2019
B3d7681480d4d46d
HS Mengaku Bunuh Keluarga Diperum Nainggolan Menggunakan Linggis
Fbdc803051d13df9