Bbm desktop
Pengalaman membaca lebih menarik bisa kamu dapatkan di BBM! Install BBM di smartphone kamu sekarang
Icon bbm logo
Baca BBM News langsung dari aplikasi BBM!
Buka BBM
Dijenguk Kak Seto, AA Masih Pasang Wajah Curiga
4fd8d02b4a474e9e
Dijenguk Kak Seto, AA Masih Pasang Wajah Curiga

Surabaya, IDN Times - Rabu (16/5) sekitar pukul 15.10 WIB, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi terlihat mengunjungi korban tragedi terorisme di RS Bhayangkara. Kak Seto menengok kondisi ke 7 korban yang merupakan anak dari para terduga teroris, salah satunya adalah anak pelaku pembomban Mapolrestabes Surabaya, AA. Selama 40 menit Kak Seto ditemani oleh sekjennya berkeliling ke kamar-kamar perawatan.

1. AA mengalami goncangan psikologi terberat

whatsapp-image-2018-05-16-at-152840-f8b4f250f2894879a0f6479b3a3983bb.jpegIDN Times/Fitria Madia

Berdasarkan keterangan Kak Seto, dari ke tujuh anak, AA mengalami guncangan psikologi terberat.  Ia tampak masih memasang wajah curiga terhadap siapa pun yang memasuki ruangannya. AA juga belum banyak bicara. Namun menurut Kak Seto, AA sudah mau menjawab meskipun sekedar "iya" dan "tidak".

2. Kondisi psikologi anak-anak pelaku berangsur membaik

whatsapp-image-2018-05-16-at-162456-0ffda1923e880f984cbaa3a7310a879f.jpegIDN Times/Fitria Madia

Selain AA, Kak Seto mengatakan bahwa keadaan anak-anak lain sudah berangsur membaik. Berdasarkan laporan tim psikologi yang diterima oleh Kak Seto, anak-anak yang semula tidak mau berbicara sama sekali saat ini sudah mau berbicara dan berinteraksi dengan orang lain.

"Memang yang paling penting adalah memulihkan kembali kondisi kejiwaan anak-anak. Jangan sampai anak-anak ini penuh dengan tekanan dan stress," ujarnya.

3.  Tak diperbolehkan menonton televisi

whatsapp-image-2018-05-15-at-204741-7c7c829d1acad00e5448070e7d83cacd.jpegIDN Times/Istimewa

Hal menarik yang dijumpai Kak Seto dan tim psikologi saat menjenguk para korban adalah permintaan-permintaan dari anak-anak tersebut. Ada yang meminta boneka dan juga robot. "Tadi ada juga yang makannya minta telur. Telur, dong. Gitu katanya. Soalnya telur memang makanan favoritnya", tambahnya.

Permintaan-permintaan anak-anak yang masih di bawah pengawasan tim dokter dan tim psikologi ini tentu saja dituruti. Namun, di ketiga ruang perawatan tidak disediakan gadget. Meskipun tersedia televisi, namun pihak rumah sakit tidak memperbolehkan siapa pun untuk menyalakannya.

Baca juga: Mulai Stabil, Anak Bomber Polrestabes Segera Diizinkan Pulang

 

Sumber Artikel
Laporkan
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL TERKAIT
Mulai Stabil, Anak Bomber Polrestabes Segera Diizinkan Pulang
Ea3422275969fef7
Ini Tips Jaga Anak ala Wali Kota Surabaya
F2c816ab8be453bd
Soal Hak Asuh Anak Pelaku Bom, Ini Kata Polisi
54529aa59d578c7d
Kondisi Membaik, Anak Bomber Polrestabes Belum Dijenguk Keluarga
Cac8e5d74af7fe13
Korban Pencabulan di Jatim Tembus 100 Anak dalam Dua Pekan
50fcd8c18664172a
ARTIKEL POPULER
Saat Nenek 70 Tahun Jadi Rebutan Pemuda di Jember
4ea12bcf756e98cc
Terjadi Gempa Palu, Bagaimana Kondisi Adelia Pasha dan Anak-Anak?
474813e25eb10a96
Cerita Romantis Pasangan Lansia yang Berujung Tangis
D48413a9fb73e20d
Dapat Kabar dari Pasha Usai Gempa di Palu, Enda Ungu Terharu
691a4826177f5a37
Ratna Sarumpaet Ditangkap saat Mau Terbang ke Cile
81aa5cc42fda95b4