Bbm desktop
Pengalaman membaca lebih menarik bisa kamu dapatkan di BBM! Install BBM di smartphone kamu sekarang
Icon bbm logo
Baca BBM News langsung dari aplikasi BBM!
Buka BBM
PSI, pemain baru yang senggol sana-sini
Dbfc0822ed3ad7c3
PSI sebagai partai baru ambil posisi runcing untuk bedakan diri dari kompetitor. PSI bilang partai lain diam saja, main aman.

GADUNGAN | Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, pekan ini di Yogyakarta menyongsongkan dua istilah baru: nasionalis gadungan dan normalisasi intoleransi.

Pihak yang ia maksud adalah, "... semua partai politik atau orang yang mengategorikan nasionalis, tetapi ketika ada peristiwa-peristiwa intoleransi diam saja."

Saat Grace berpidato di depan kader partai yang disapa bro dan sis, di latar belakang tampak gambar tentang intoleransi dengan teks lebih besar "mereka main aman, hanya demi kepentingan elektoral".

Orang dan kaum nasionalis gadungan yang membiarkan normalisasi intoleransi itulah yang menurut PSI adalah musuh utama persatuan Indonesia.

PSI berdiri pada 2014. Tahun ini adalah pengalaman mereka ikut pemilu. Sebagai partai peserta pemilu, namun belum punya kursi di parlemen, PSI bergabung dengan delapan partai lain mendukung calon presiden Jokowi - Ma'ruf.

Langkah PSI, sebagai partai kemarin sore, terkesan menohok kemapanan partai lama. Calon legislator PSI, Desember lalu, mengenakan pakaian petugas kebersihan memerankan lakon pembersih DPR.

Partai yang mengidentifikasi diri sebagai partai anak muda juga berikrar para calegnya rela tak digaji jika berkinerja buruk.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono berkomentar, "Enggak terima gaji mau makan dari mana keluarganya, memang calegnya pada punya usaha dan kerjaan. Enggak perlu lah gombalin masyarakat pakai janji enggak perlu digaji."

Sebelumnya Grace menyatakan PSI tak anti-agama namun menolak perda syariah. Pernyataan ini menyengat sebagian kalangan politik Islam sehingga Grace diperiksa polisi. Eggi Sudjana, atas nama Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia, melaporkan Grace ke polisi.

Serangan balik ke PSI antara lain baliho kampanye di Jakarta yang bertuliskan "hargailah hak-hak LGBT". PSI membantah itu baliho buatannya.

Lalu di Tulungagung, Jawa Timur, alat peraga kampanye caleg PSI ditimpa tulisan dengan cat semprot: "PKI".

Sumber Artikel
Laporkan